Kursus AI di Indonesia untuk Mempersiapkan Skill Masa Depan
- Aprilia Putri Sandora
- 4 hari yang lalu
- 4 menit membaca
AI atau Artificial Intelligence bukan lagi konsep masa depan. Hari ini, AI sudah ada di sekitar kita. Dari fitur rekomendasi di media sosial, chatbot customer service, sampai sistem digital security, semuanya memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (AI).
Di Indonesia, kebutuhan akan talenta AI juga semakin meningkat. Banyak perusahaan mulai mengadopsi otomatisasi, machine learning, dan data analytics untuk meningkatkan efisiensi bisnis. Artinya, kemampuan memahami dan mengembangkan AI bukan lagi menjadi additional skills melainkan sudah menjadi skill penting untuk masa depan.
Oleh karena itu, kursus AI di Indonesia mulai banyak dicari, baik oleh mahasiswa, profesional, maupun orang tua yang ingin anaknya lebih siap dalam menghadapi era digital. Tapi ngomongin soal AI sebenarnya kenapa sih belajar AI itu penting? Dan kapan waktu yang tepat untuk mulai belajar AI?
Pengguna AI di Indonesia Terus Meningkat

Berdasarkan informasi yang ada, pengguna AI di Indonesia mengalami peningkatan signifikan, dan mayoritas penggunanya berasal dari generasi Z. Ya bener! Gen Z! Data dari Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia juga menunjukkan bahwa sekitar 43,7% pengguna AI berasal dari kelompok usia Gen Z. Dimana sebagian besar menggunakan AI untuk belajar dan meningkatkan produktivitas.
Artinya anak-anak dan remaja Indonesia sudah sangat akrab dengan teknologi ini. Mereka tidak hanya menggunakan AI untuk hiburan, tetapi juga untuk membantu proses belajar. Namun, ada satu tantangan penting. Dari banyaknya pengguna AI yang masih berada pada tahap penggunaan dasar. Dimana mereka memanfaatkan AI hanya sebagai alat bantu dan belum memahami bagaimana teknologi tersebut bekerja atau bagaimana cara mengembangkannya. Di sinilah pentingnya pendidikan AI yang lebih terstruktur.
Perkembangan AI di Berbagai Sektor
Adapun perkembangan AI di Indonesia, teknologi ini mulai diterapkan di berbagai sektor strategis, seperti bisnis, kesehatan, keuangan, hingga pendidikan.
AI digunakan untuk analisis big data, personalisasi layanan, recommendation system, dan otomatisasi proses operasional. Di sektor kesehatan sendiri AI membantu mendukung analisis data medis. Di dunia bisnis, AI membantu perusahaan dalam membuat keputusan berbasis data.
Meski peluangnya besar, tantangannya tetap ada. Indonesia masih menghadapi isu seperti kesiapan infrastruktur, literasi digital, data security, dan regulasi yang belum sepenuhnya matang. Oleh karena itu, penguatan sumber daya manusia menjadi kunci utama. Tanpa talenta yang memahami AI secara mendalam, adopsi teknologi ini tidak akan berjalan optimal.
Tantangan Pendidikan AI di Indonesia

Walaupun penggunaan AI meningkat, pendidikan formal di Indonesia belum sepenuhnya mengintegrasikan AI ke dalam kurikulum inti, terutama di tingkat sekolah dasar dan menengah.
Beberapa tantangan yang masih terlihat antara lain:
Literasi AI yang masih terbatas
Kurangnya tenaga pengajar dengan spesialisasi AI
Minimnya program pembelajaran AI yang dirancang khusus untuk anak dan remaja
Banyak anak sudah menggunakan AI, tetapi belum mendapatkan pemahaman konsep seperti logika pemrograman, machine learning dasar, atau cara kerja algoritma. Kondisi ini menunjukkan adanya kebutuhan besar terhadap kursus AI di Indonesia yang dirancang secara sistematis dan sesuai usia.
Kenapa Belajar AI Sejak Dini Itu Penting
Belajar AI bukan berarti anak harus langsung mempelajari matematika tingkat lanjut ya parents atau algoritma kompleks. Di tahap awal, yang lebih penting adalah membangun cara computational thinking dan kemampuan problem solving pada anak. Manfaat belajar AI sejak dini antara lain:
Melatih pola pikir logis dan analitis
Mengembangkan kreativitas dalam menyelesaikan masalah
Meningkatkan kepercayaan diri dalam menggunakan teknologi
Membuka peluang karier di masa depan
Generasi yang memahami teknologi tidak hanya menjadi pengguna, tetapi juga pencipta solusi. Saat dunia kerja semakin terdigitalisasi, pemahaman tentang AI akan menjadi nilai tambah yang signifikan. Profesi seperti data analyst, AI engineer, software developer, hingga product manager semakin banyak dibutuhkan.
Apa yang Harus Dicari dalam Kursus AI di Indonesia
Memilih kursus AI tidak boleh asal. Ada beberapa aspek penting yang perlu diperhatikan:
Kurikulum terstruktur
Program harus memiliki tahapan jelas, dari dasar hingga lanjutan. Anak perlu memahami fondasi sebelum masuk ke materi yang lebih kompleks.
Pendekatan berbasis proyek
Belajar AI sebaiknya tidak hanya teori. Anak perlu membuat proyek nyata seperti chatbot sederhana, game berbasis logika, atau sistem rekomendasi mini.
Instruktur yang berpengalaman
Pengajar harus mampu menjelaskan konsep teknis dengan bahasa yang mudah dipahami anak.
Lingkungan belajar yang suportif
Anak akan lebih percaya diri jika belajar dalam suasana yang mendukung dan interaktif.
Salah satu lembaga yang memenuhi kriteria tersebut adalah Koding Next.
Koding Next sebagai Pilihan Kursus AI di Indonesia

Koding Next merupakan kursus les coding Sekolah Coding, AI & Robotik yang fokus pada anak dan remaja. Programnya dirancang untuk membantu anak dari usia 4-16 tahun untuk memahami coding, robotics, dan AI secara bertahap. Pendekatan pembelajarannya berbasis proyek, sehingga anak tidak hanya mendengar teori tetapi juga langsung mempraktikkannya.
Dalam program AI, anak diperkenalkan pada konsep dasar seperti logika pemrograman dan computational thinking, lalu berkembang ke pemahaman machine learning sederhana yang relevan dengan kehidupan sehari hari. Kelas yang lebih kecil memungkinkan instruktur memberikan perhatian lebih personal kepada setiap anak. Hal ini membantu proses belajar menjadi lebih efektif dan menyenangkan.
Dengan metode yang tepat, anak tidak merasa terbebani oleh istilah teknis yang rumit. Mereka justru terdorong untuk bereksperimen dan mencoba.
AI Bukan Hanya untuk Calon Programmer
Pasti banyak parents yang beranggapan bahwa belajar AI hanya cocok untuk anak yang ingin menjadi programmer. Padahal, pemahaman AI relevan untuk berbagai bidang. Seperti di dunia bisnis, AI digunakan untuk analisis data dan strategi pemasaran. Di bidang kesehatan, AI membantu diagnosis dan pengolahan data pasien. Di industri kreatif, AI digunakan untuk desain, animasi, dan pembuatan konten. Hal ini berarti, belajar AI membuka banyak kemungkinan karier, tidak terbatas pada satu jalur saja.
Peran Orang Tua dalam Mendukung Pendidikan AI

Orang tua memiliki peran penting dalam mempersiapkan anak menghadapi era digital. Memberikan akses ke kursus AI yang tepat bisa menjadi investasi jangka panjang. Tidak perlu menunggu anak menunjukkan minat khusus pada teknologi. Paparan yang tepat justru membantu mereka menemukan minat tersebut. Yang penting adalah sebagai parents kita bisa memastikan proses belajar tetap seimbang dan menyenangkan.
Perkembangan AI di Indonesia semakin pesat. Pengguna AI didominasi oleh generasi muda, terutama Gen Z, yang memanfaatkan teknologi ini untuk belajar dan produktivitas. Namun, peningkatan penggunaan belum sepenuhnya diiringi dengan pemahaman mendalam. Di sinilah peran kursus AI menjadi penting. Program pembelajaran yang terstruktur dapat membantu anak dan remaja memahami teknologi secara lebih komprehensif.
Jika parents sedang mencari kursus AI di Indonesia yang dirancang khusus untuk anak dan remaja, Koding Next bisa menjadi pilihan yang relevan. Untuk informasi lengkap dan pendaftaran, kunjungi
Mempersiapkan anak menghadapi masa depan digital tidak harus menunggu nanti. Langkah kecil hari ini bisa menjadi pondasi besar untuk masa depan mereka.




Komentar