top of page

Bagaimana Cara Memilih Kelas Robotik yang Tepat untuk Anak Usia 10 Tahun di Jakarta?

  • Gambar penulis: Aprilia Putri Sandora
    Aprilia Putri Sandora
  • 22 jam yang lalu
  • 3 menit membaca

Kelas robotik yang tepat untuk anak usia 10 tahun di Jakarta adalah program yang memiliki kurikulum sesuai tahap kognitif anak, instruktur berpengalaman mengajar anak SD, metode belajar yang project-based, serta jalur pembelajaran berjenjang.


Memilih kelas robotik untuk anak usia 10 tahun bukan sekadar mengikuti tren teknologi. Pada usia ini, anak sedang berada pada fase penting dalam membangun logika berpikir, rasa percaya diri, dan cara memecahkan masalah. Karena itu, parents perlu memahami kriteria yang benar-benar relevan sebelum mendaftarkan anak ke kelas robotik.


Berikut bagaimana cara memilih kelas robotik yang tepat untuk anak usia 10 tahun di Jakarta, dengan panduan yang praktis dan mudah diterapkan.


  1. Kurikulum Harus Sesuai Tahap Perkembangan Anak

Kurikulum adalah faktor terpenting dalam memilih kelas robotik. Untuk anak usia 10 tahun, kurikulum seharusnya tidak terlalu teknis, namun cukup menantang. Kurikulum robotik yang sesuai biasanya memiliki ciri berikut:

  • Menggunakan robot modular atau kit edukatif seperti Lego Robotics, Micro:bit, atau Whalesbot

  • Mengajarkan coding visual berbasis block

  • Fokus pada logika, sensor, dan problem solving

  • Berbasis project


  1. Instruktur Berpengalaman Mengajar Anak SD

Instruktur robotik yang baik tidak hanya paham teknologi, tetapi juga memahami cara belajar anak. Perhatikan hal-hal berikut:

  • Pengalaman mengajar anak usia sekolah dasar

  • Kemampuan menjelaskan konsep teknis dengan bahasa sederhana

  • Rasio kelas ideal (1 instruktur untuk 6–8 anak)


Instruktur yang tepat akan membuat anak merasa aman untuk mencoba, gagal, dan belajar kembali.


  1. Metode Pembelajaran

Untuk anak usia 10 tahun, robotik sebaiknya dipelajari melalui learning by doing.

Metode pembelajaran yang efektif meliputi:

  • Merakit robot secara langsung

  • Menguji sensor dan gerakan

  • Diskusi kecil dan refleksi proyek

Kelas yang terlalu banyak ceramah biasanya kurang efektif untuk anak.


  1. Pilih Format Kelas yang Sesuai dengan Kebutuhan

Di Jakarta, kelas robotik tersedia dalam beberapa format:

  • Offline: cocok untuk anak yang membutuhkan pendampingan langsung

  • Online: lebih fleksibel, tetapi membutuhkan disiplin tinggi

  • Hybrid: kombinasi praktik langsung dan materi digital

Tidak ada format terbaik untuk semua anak. Pilih yang paling sesuai dengan karakter dan rutinitas keluarga.


  1. Periksa Portofolio, Project, dan Ulasan Parents

Sebelum mendaftar, parents sebaiknya melihat bukti nyata hasil belajar siswa.

Hal yang bisa dicek:

  • Contoh project robotik siswa

  • Showcase atau pameran karya

  • Ulasan parents di Google Review

  • Aktivitas lembaga di website dan media sosial

Portofolio yang jelas menandakan proses belajar yang terstruktur.


  1. Fasilitas dan Alat Belajar yang Aman dan Relevan

Kelas robotik yang baik menggunakan:

  • Kit robotik yang aman untuk anak

  • Perangkat komputer atau tablet yang memadai

  • Ruang belajar yang nyaman dan terawasi


Fasilitas yang tepat membantu anak fokus dan nyaman saat belajar.


  1. Program Berjenjang untuk Perkembangan Jangka Panjang

Kelas robotik ideal memiliki jalur pembelajaran yang jelas, misalnya:

  • Robotik dasar (logika & rakitan)

  • Robotik menengah (sensor & otomasi)

  • Robotik lanjutan atau coding terapan


Dengan sistem level, anak tidak berhenti belajar di satu tahap saja.


  1. Lokasi dan Jadwal yang Realistis di Jakarta

Faktor lokasi sering diabaikan, padahal sangat berpengaruh pada konsistensi belajar.

Pertimbangkan:

  • Jarak dari rumah atau sekolah

  • Akses transportasi

  • Pilihan jadwal yang fleksibel


Kelas yang terlalu jauh sering berujung pada ketidakkonsistenan kehadiran.


Memilih kelas robotik yang tepat untuk anak usia 10 tahun di Jakarta membutuhkan pertimbangan lebih dari sekadar harga atau lokasi. Kurikulum yang sesuai usia, instruktur berpengalaman, metode belajar berbasis praktik, serta jalur pembelajaran yang jelas adalah kunci utama.


Dengan pendekatan yang tepat, kelas robotik tidak hanya mengajarkan teknologi, tetapi juga membentuk cara berpikir, kreativitas, dan kepercayaan diri anak untuk masa depan.

Jika Anda ingin membandingkan beberapa kelas robotik di Jakarta atau menyesuaikan pilihan dengan karakter anak, panduan ini bisa menjadi titik awal yang aman dan rasional.

Rekomendasi Program Robotik Terstruktur untuk Anak Usia 10 Tahun di Jakarta


Bagaimana Cara Memilih Kelas Robotik yang Tepat untuk Anak Usia 10 Tahun di Jakarta

Bagi parents yang mencari kelas robotik dengan kurikulum berjenjang, praktik langsung menggunakan robot nyata, dan pendekatan yang sesuai usia, program RoboNext by Koding Next bisa menjadi salah satu opsi yang relevan untuk dipertimbangkan.


Untuk anak usia 8–12 tahun, RoboNext menghadirkan program Junior Robo, di mana anak belajar robotik dan coding melalui aktivitas hands-on seperti membangun dan memprogram robot menggunakan WhalesBot dan Arduino berbasis block coding. Pendekatan ini dirancang untuk melatih logika, problem solving, serta kepercayaan diri anak secara bertahap, tanpa membebani mereka dengan konsep teknis yang terlalu kompleks.


Program RoboNext juga memiliki jalur pembelajaran berkelanjutan hingga usia remaja (4–16 tahun), sehingga anak dapat berkembang secara konsisten seiring bertambahnya usia dan kemampuan. Dengan lokasi pusat di Jakarta dan struktur kurikulum yang jelas, RoboNext cocok bagi parents yang ingin memberikan fondasi robotik jangka panjang bagi anak.



 
 
 
bottom of page